PLANNING
A.
Pengertian
Planning adalah proses merencanakan
suatu kegiatan yang dilakukan pada tahap awal untuk mencapai tujuan organisasi
atau perusahaan.
B.
Jenis-Jenis
Perencanaan
Jenis perencanaan berdasarkan jangka waktu
berlakunya rencana sebagai berikut.
1.
Rencana
Jangka Panjang, merupakan rencana yang disusun
untuk mencapai strategi yang digunakan dalam jangka waktu panjang.
2.
Rencana
Jangka Pendek, merupakan rencana yang disusun
untuk mencapai strategi yang mampu bertahan dalam jangka waktu pendek.
C.
Jenis-jenis
Strategi
Jenis strategi yang digunakan perusahaan
sebagai berikut.
1.
Strategi
Perusahaan
Strategi
yang digunakan oleh perusahaan pusat. Contohnya strategi pada Perusahaan Honda,
dll.
2.
Strategi
Bisnis
Strategi
yang digunakan oleh perusahaan pada bidang bisnis. Contohnya strategi pada
Perusahaan Honda Mobil, Perusahaan Honda Motor, dll.
3.
Strategi
Fungsi
Strategi
yang digunakan oleh perusahaan pada bagian fungsi. Contohnya strategi yang
diterapkan pada bagian manajemen marketing, manajemen keuangan, manajemen operasional,
dll.
D.
Metode
Strategi
Ada
empat macam metode strategi, yaitu metode SWOT, metode BCG matrik, five forces
factors, dan posisi strategi.
1.
Metode
SWOT
Metode
SWOT merupakan suatu metode yang menggunakan pendekatan dari Strengt
(Kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunity (Peluang), Threat
(Ancaman) yang dimiliki perusahaan. Strategi yang dapat digunakan, meliputi:
a. S-O:
gunakan kekuatan yang dimiliki perusahaan dengan memanfaatkan peluang yang ada.
b. S-T:
gunakan kekuatan untuk menghindari ancaman.
c. W-O:
meminimalkan kelemahan dengan menfaatkan setiap peluang yang ada.
d. W-T:
meminimalkan kelemahan untuk menghindari ancaman.
2.
Metode
BCG Matrix
Metode
ini digunakan untuk mengklarifikasi suatu potensi kekuntungan yang didapat
perusahaan. Ada dua data yang digunakan, yaitu:
a.
Data
yang diperoleh dari Data Pasang Pasar Relatif.
b.
Data
yang diperoleh dari Data Petumbuhan Ekonomi.
Ada
empat lambang kondisi perusahaaan, yaitu:
a.
Bintang
(kejayaan)
Pada
kondisi ini, perusahaan memiliki pangsa pasar relatif, dan pertumbuhan ekonomi
cukup tinggi. Strategi yang digunakan, yaitu:
· Melakukan kerja sama
dengan perusahaan lain yang memiliki standar di atas perusahaan tersebut.
· Melakukan kerja sama
dengan perusahaan yang memiliki standar yang sama dalam waktu tertentu.
· Melakukan kerja sama
dengan perusahaan lain yang memiliki standar di bawah perusahaan tersebut.
b.
Tanda
Tanya (ketergantungan)
Pada
kondisi ini, perusahaan memiliki pangsa pasar relatif rendah dengan pertumbuhan
ekonomi tinggi. Strategi yang digunakan, yaitu:
· Melakukan inovasi
produk.
· Memperluas wilayah
pasar.
· Mengubah formula bahan
baku yang dapat mempengaruhi nilai kegunaan suatu produk.
c.
Sapi
Perah (kerja keras)
Kondisi
ini berbanding terbalik dengan kondisi yang dilambangkan oleh tanda tanya.
Strategi yang digunakan, yaitu:
·
Melakukan pengembangan
produk secara konsentris.
·
Melakukan investasi ke
bisnis lain.
d.
Anjing
Pada
kondisi ini, perusahaan memiliki pangsa pasar relatif dan pertumbuhan ekonomi
yang sangat buruk. Strategi yang digunakan, yaitu:
·
Menutup perusahaan
·
Menjual perusahaan
·
Memangkas salah satu
bisnis yang dianggap buruk.
3.
Five
Forces Factors by Porter
Ada
lima kekuatan menurut porter, yaitu:
a.
Pelanggang
Dua
hal yang mempengaruhi pelanggan, yaitu:
·
Harga jual produk: semakin tinggi harga jual, maka semakin
sedikit pelanggan yang membeli produk.
·
Daya beli masyarakat: semakin
tinggi tingkat penjualan dan daya beli, maka semakin banyak pelanggan yang
berdatangan.
b.
Pendatang
Baru
Banyak
sedikitnya pendatang baru akan dipengaruhi oleh besar kecilnya profit yang
didapat dan hambatan yang terjadi di industry tertentu.
c.
Pemasok
Ketergantungan
perusahaan terhadap kualitas dan harga barang baku sangatlah besar. Oleh karena
itu, para pemasok memanfaatkan setiap situasi dan kondisi untuk memanipulasi
setiap barang yang akan ditawarkan.
d.
Perusahaan
untuk Produk Pengganti
Banyak
sedikitnya produk pengganti, akan mempengaruhi tingkat daya saing yang terjadi.
e.
Pesaing
Bisnis Sama
Banyak
sedikitnya pesaing bisnis yang sama dalam suatu market, maka semakin tinggi
tingkat daya saing.
E.
Posisi
Strategi
Ada tiga posisi strategi yang digunakan
perusahaan, yaitu:
1.
Cost leadership strategy,
merupakan strategi yang menekan seluruh biaya produksi agar produk yang diijual
memiliki harga murah.
2.
Differentiation
strategy, merupakan strategi yang memberikan
ciri khas pada produk, baik kualitas maupun fungsi.
3.
Business focus strategy,
merupakan trategi yang hanya fokus pada satu market.
DAFTAR PUSTAKA
Hermawan,
Bambang 2014. “Perencanaan (PLANNING) Dasar Management dan Bisnis”(online). (http://bambanghermawan.ilearning.me/2014/10/05/perencanaan-planning-analisis-proses-bisnis/,
diakses tanggal 26 juni 2019).
Kho,
Budi 2017. “Analisis Lima Kekuatan Porter”(online). (http://ilmumanajemenindustri.com/analisis-lima-kekuatan-porter-porters-five-forces-analysis/,
diakses tanggal 26 juni 2019).
Terra
2016. “POAC: Planning, Organizing, Actuating, Controlling, Manajemen
Organisasi”(online). (http://medium.com/@TERRAITB/poac-planning-organizing-actuating-and-controlling-manajemen-organisasi-ea982e20529,
diakses tanggal 26 juni 2019).
Zahro
dan Chalimah. 2015. Manajemen teori dan
aplikasi dalam organisasi, Pekalongan: Universitas Pekalongan Press.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar